Sholawat Jauhar dan Khasiatnya

Sholawat Jauhar dirakit oleh seorang sayyid yang bernama Habib Alawai bin Saqofi As Saqof, terkenal dengan sholawat Jauhar asyafaf:

Alloohumma sholli bin afdlolish sholatin wa abdaa’ihha ‘alaa sayyidinaa Muhammad jaami’il kamaalaati wa maj-ma’ihhaa sholaatan turdliika wa turdliihhi watandhowii bihhaa a’maali wa niyyati wa harokaati wasakanaati fiihhi wa’alaa aalihhi washohbihi wataabi’iihii wa sallim salaaman katsiirow wahab lanaa bishsholaati wassalaami ‘alaihhim ajron katsiiron.

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah sholawat rohmat, Rohmat yang paling utama dan yang paling indah kepada penghulu kita Nabi Muhammad saw, beliau saw sebagai tempat berkumpulnya beberapa kalimah dan terkumpulnya rohmat; Rohmat yang Engkau meridloinya dan meridhloi dia : lantaran beliau Engkau meluruskan perbuatan-perbuatanku, niat-niatku, aktifitasku yang terkandung ketenangan-ketenangan didalamanya. Juga limpahkanlah sholawat Rohmat kepada keluarga dan para sahabat beliau saw dan para pengikut beliau saw, berikan mereka keselamatan yang banyak, juga limpahkan sholawat salam kepada kami dengan pahala yang besar.”

Khasiatnya :

  • Pada dasarnya sholawat berfungsi sesuai dengan kehendak hati, khususnya shalawat Jauhar, apa yang diinginkan insya Allah tercapai lantaran berkah sholawat Jauhar.
  • Dan banyak sekali khasiat sholawat satu ini

Sholawat Afiyah dan Khasiatnya

Alloohumma sholi wa sallim ‘alaa sayyidina muhammadin Wa ‘alaa aali sayyidina muhammadin sholatan tad-fa’u bihha ‘annaththo’na waththo’uuuna yaa amruhhu idzza arooda syai-an ayyaquulalahhu kun fayakuuun.

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah sholawat salam dan berkah kepada penghulu kami Nabi Muhammad dan keluarga Muhammad saw dengan suatu sholawat yang mampu menolak penyakit tho’un (wabah mematikan), wahai Dzat yang dalam segala urusan-Nya Dia hanya berfiman’ Kun Fayakuun ……'(jadi maka jadikan) segala sesuatu yang Dia kehendaki.”

Khasiatnya :

  • Mampu menolak berbagai penyakit, dengan yakin dan mantap akan keampuhan sholawat diatas, diwirid ba’da maghrib dan shubuh sebanyak 21 kali.
  • Insya Allah penyakit kronis, mematikan, mampu sebagai media alternatif dengan suatu alat penghantar misal selesai wirid ditiupkan ke air lalu diminum.
  • Bila menjaga kesehatan agar tidak mudah terserang penyakit, gangguan-gangguan dhahir batin, bahkan untuk memudahkan segala kesulitan.

Sholawat Penarik Rizki dan Khasiatnya

Alloohums sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin sholatan tuwassi’u bihha ‘alainal arzaaqo, wa tuhassinu bihha lanal akhlaqo wa’ alaa aalihii washohbihhi wa sallim.

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah sholawat salam kepada penghuni kami Nabi Muhammad dengan sholawat yang menjadi sebab Engkau memperluas rizki kami dan semoga Engkau memperbaiki akhlak kami; juga sholawat salam Engkau berikan kepada keluarga dan para sahabat beliau saw.”

Khasiatnya :

  • Untuk memperlancar rizki dengan upaya khusus, maka perbanyak wirid ini dengan sungguh-sungguh sepenuhnya diserahkan kepada Allah Ta’ala.

Sholawat Syifa’ dan Khasiatnya

Alloohumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadin thibbil quluubi wadawaa-ihha wa shihhatil abdaani wa’aafiyatihhaa wamuuril ab-shoori wadliyaa-ihhaa waquutil aj-saadi wal arwaahi wa ghidaa-ihhaa wa’alaa aalihhi wa shoh-bihii wa sallim

Artinnya : “Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada penghulu kami Nabi Muhammad saw yang mampu menyembuhkan penyakit hati, menyehatkan badan, yang mencahayai penglihatan dengan kecemerlangannya, yang menguatkan tubuh dan roh dengan makanan : serta limpahkan sholawat salam juga kepada keluarga beliau dan para sahabat beliau saw.”

Khasiatnya :

  • Orang yang istiqomah berwirid sholawat syifa akan diberi kesehatan lahiriyah dan batiniyah
  • Kesehatan juga artinya keselamatan, dengan sholawat syifa’ tubuhnya akan kuat bertenaga. Insya Allah!

Perawatan rambut agar tumbuhnya menjadi subur

Kalau rambut kita ingin tumbuh dengan subur, maka cara merawatnya adalah sebagai berikut :

Pertama kali kita ambil daun lidah buaya yang bentuknya seperti sebilahkeris tepinya bergerigi. Daunnya tebal dan dalamnya berlendir. Lendir lidah buaya inilah yang kita pakau menyuburkan tumbuhnya rambut.

Cara mengerjakannya :

Daun lidah buaya kita kupas kulitnya yang hijau. Lendir dalamnya kita ambil dan kita oleskan pada dasar kepala tempat tumbuhnya rambut. Mengoleskannya sambil ditekan-tekan, agar lendir tersebut dapat meresap pada pori-pori kepala tempat tumbuhnya rambut. Setelah itu kepala kita bungkus dengan handuk, terus tidur. Bangun tidur kepala terus kita keramasi yang bersih. Lakukan pekerjaan ini berkali-kali sampai berhasil.

Perawatan Rambut agar tidak rontok

Apabila anda rambutnya sering rontok, cara perawatannya antara lain ialah :

  1. Carilah jeruk nipis dibelah dua. Kemudian belahan jeruk nipis tersebut gosokkanlah pada kulit kepalaa tempat tumbuhnya rambut.
  2. Atau cara yang kedua kita menebang batang pisang, umbi batang pisang kita lobangi, maka keesokan harinya akan keluarlah air pada umbi batang tersebut. Air inilah kita oleskan pada kulit kepala tempat tumbuhnya rambut.

Cara yang nomor satu dan nomor dua dikerjakanlah kalau menjelang akan tidur.

Mengobati Sakit Gigi

Sakit gigi tidak berbahaya, namun bagi yang menderita sakait gigi, sakitnya luar biasa. Hal ini penyebabnya antara lain :

  1. Gigi goyang
  2. Syaraf terjepit
  3. Infeksi gusi
  4. Lapisan email rusak (kropos)

Pengobatannya :

  • Air hangat masukkan dalam gelas campur dengan garan untuk berkumur
  • Mencari kapuk kapas dimasukkan dalam minyak cengkih, sumbatkan pada gigi yang sakit.
  • Pijit-pijitlah secara refleksi pada rahang bawah kanan dan kiri. Praktekkan ketiga macam cara tersebut, Insya Allah dengan waktu yang singkat akan sembuh.

IKHTISAR ILMU KESEHATAN

  • ATS : Anti Tetanus Serum
  • Anopeles : Nyamu malaria
  • Asam Ascorbine : Vitamin C
  • Penyakit Akut : Penyakit yang timbul secara mendadak
  • Alergi : Kepekaan seseorang terhadap suatu bahan/benda
  • Amuba : Hewan bersel satu
  • Amputasi : Kehilangan saah satu anggota badan
  • Anemia : Penyakit karena kekurangan sel-sel darah merah
  • Antibiotika : Obat untuk pembunuh bibit penyakit (piniciline dll)
  • Antitoksin : Zat penawar bisa atau racun
  • BCG : Bacille Calmette Geurin
  • BKIA : Balai Kesehatan Ibu dan Anak
  • Bronchitis : Radang pada cabang tenggorokan
  • Bisul : Infeksi pada kulit yang disebabkan oleh bakteri
  • Culex (kuleks) : Nyamuk biasa
  • Carrier : Pembawa basil
  • Cornea : Selaput tanduk pada mata manusia
  • Diagnose : Usaha untuk menentukan suatu jenis penyakit
  • DDT : Dichloro Diphenyl Trichloathaan
  • Diabetes : Penyakit gula (kencing manis)
  • Disentri : Penyakit perut, yang disebabkan oleh amuba atau basiler
  • Defisiensi : Penyakit karena kekurangan vitamin, mineral, protein, dll.
  • Dosis : Banyaknya obat yang harus diminum/dimakan setiap kali
  • Endemi : Penyakit menular yang hanya berjangkit di suatu daerah tertentu.
  • Elephantiasis : Suatu penyakit yang disebabkan oleh filaria
  • Epidemi : Penyakit yang cepat meluas dari suatu daerah ke daerah yang lebih luas secara serentak
  • Frambusia : Penyakit patek
  • Fibrinogen : Zat pembeku darah dalam plasma darah
  • Haemoglobine : Zat warna yang memberi warna merah pada darah
  • H O : Hongeroedem
  • Hepatitis : Radang pada hati
  • Histeria : Penyakit sarap
  • Inkubasi : Masa berkembangnya penyakit
  • Infeksi : Masuknya bibit penyakit ke dalam tubuh
  • Immun : Kebal
  • Immunisasi : Kekebalan
  • Komplikasi : Penyakit yang menyerupai sesuatu penyakit lain dalam tubuh seseorang
  • Leukimia : Penyakit darah akibat terlalu banyaknya darah putih
  • Nephritis : Radang ginjal
  • N S : Neo Salversan
  • Neuritis : Radang sarap
  • Neurasthenia : Lemah sarap
  • Otten : Vaksin anti penyakit pes
  • Ovum : Telur
  • Penyakit kronis : Penyakit menahun
  • Patogen : Bakteri yang dapat menimbulkan penyakit
  • Polio : Penyakit lumpuh anak-anak
  • Protozoa : Hewan bersel satu
  • Pneumonia : Radang paru-paru
  • P M I : Palang Merah Indonesia
  • Puskesmas : Pusat Kesehatan Masyarakat
  • Prophylaxis : Usaha untuk mencegah supaya jangan terjadi suatu penyakit
  • Prognosa : Perkiraan terhadap terjadinya suatu penyakit
  • Pankreas : Kelenjar ludah perut
  • Pigmen : Zat warna di dalam tubuh makhluk hidup
  • Preventif : Pencegahan terhadap terjadinya suatu penyakit
  • Psikater : Dokter ahli jiwa
  • Receiver : Orang yang menerima daraha
  • Retina : Selaput jala pada mata manusia
  • Rabies :Penyakit anjing gila
  • R C : Rehabilitasi Centrum (Pusat Pemeliharaan)
  • Rachitis : Penyakit karena kekurangan vitamin D
  • Riboflavin : Vitamin B
  • Scabies : Kudis
  • Salk : Vaksin anti penyakit polio
  • Serum : Bagian darah manusia atau hewan yang mengandung antitoksin
  • Stetoskop : Alat kedokteran
  • Scorbut : Penyakit karena kekurangan vitamin C (Gusi berdarah)
  • Struma : Kelenjar gondok membesar
  • Sanitasi : Semua usaha yang dilakukan untuk mencegah berjangkitnynya suatu penyakit
  • Therapy : Usaha pengobatan terhadap orang yang sakit
  • Tensimeter : Alat untuk mengukur tekanan darah seseorang
  • T B C : Tuberculosis
  • T C D : Tipus Kolera (Cholera) Disentri
  • Tonsil : Amandel
  • Thyrois : Kelenjar gondok
  • Transfusi : Pemasukan darah kepada orang yang kekurangan darah
  • Toksin : Racun
  • Varicella : Cacar air
  • Virulensi : Suatu keganasan dalam menimbulkan suatu penyakit
  • Vaksin : Bibit penyakit yang sudah dilemahkan, sehingga kalau disuntikkan kepada seseorang dapat menimbulkan kekebalan
  • Virus : Bibit penyakit yang sangat kecil
  • W H O : World Health Organization (Organisasi Kesehatan Dunia)

Cara mengobati panu

Panu adalah suatu penyakit yang tidak terasa sakit ialah suatu belang-belang putih yang tumbuh di suatu tempat, di sekitar tubuh kita. Umpamanya pada tangan, pada paha kaki, pada punggung, pada wajah dan sebagainya. Panu tidak sakit, tetapi biasanya orang terjangkit panu ini merasa malu. Orang yang berpanu kalau mengeluarkan keringat terasa gatal.

Untuk pengobatan secara tradisional ialah sebagai berikut :

Carilah jahe sedikit saja menurut keperluan dicuci yang bersih dan dikupas kemudian diparut. Setelah diparut campurlah dengan sedikit minyak kayu putih. Cara pengobatannya gosok-gosoklah parutan jahe yang sudah bercampur dengan minyak kayu putih tersebut, pada kulit yang ada panunya. Terutama yang digosok ialah pada pusat tumbuhnya panu. Untuk orang laki-laki pusat induknya panu ialah di bawah kemaluan, sedangkan untuk orang perempuan di bawah payudara. Demikianlah cara menghilangkan panu secara tradisional. Lakukanlah berkali-kali hingga berhasil.

Shalawat Munjiyat dan Khasiatnya

Alloohumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin sholatan tunajjinaa bihha min jamii’il ahwaali wal aafaati, wataq-dli lanaa bihhaa jami’il haajaati, watuthohhirrunaa bihhaa min jamii’is sayyi-aati watarfa’unna bihhaa’indaka a’laaddarojaati, wa tuballighunaa bihhaa aq-shol ghooyaati min jamii’il khoirooti fil hayaati waba’dal mamaati.

Artinya : “Ya Allah, Limpahkanlah sholawat kepada penghulu kami Nabi Muhammad saw, dimana lantaran sholawat (rohmat) itu Engkau menyelamatkan kami dari segala ketakutan dan bencana, lantaran sholawat itu Engkau memenuhi semua kebutuhan kami, lantaran sholawat itu Engkau menyelamatkan kami dari segala kejahatan, lantaran sholawat itu Engkau mengangkat ke tingkat derajat yang tinggi dan menghantarkan kami ke tempat batas akan kebaikan-kebaikan dalam hidup dan kebaikan sesudah mati.”

Khasiatnya :

  • Intisari khasiat sholawat munjiyat ialah diberi keselamatan dunia akherat dan selalui dipenuhi semua keperluannya.
  • Wiridlah 1.000 kali dalam sehari semalam insya Allah segala kesulitan hidup mudah terselesaikan. Hati akan jadi tenang dan bahagia, rizki mudah didapat, mudah memperoleh pekerjaan, naik pangkat, dan lain-lain.
  • Wiridlah 41 kali insya Allah harapannya akan tercapai, yang belajar jadi cerdas, mudah mengerti bermanfaat dan hatinya bersih,